GambarSebagai puncak Dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan (HKN) ke 48 tahun 2012 bertepat pada hari Senin 12 November 2012, digelar upacara peringatan Hari Kesehatan di halaman Balai Kota Semarang dengan pembina upacara Plt walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Peringatan HKN diikuti kurang lebih 1.500 peserta yang berasal dari Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, Institusi Pendidikan, institusi kesehatan, dan organisasi profesi kesehatan dengan tema “INDONESIA CINTA SEHAT, IBU SELAMAT ANAK SEHAT”.

Plt Walikota Hendrar Prihadi mengungkapkan, pemerintah terus mengupayakan peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan menitikberatkan pada upaya promotif preventif dengan teap memperhatikan upaya kuratif rehabilitatis. upaya tersebut diantaranya diwujudkan dengan adanya perluasan program jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas-Jamkesmaskot), program jaminan persalinan (Jampersal), pembinaan posyandu berkelanjutan, serta Bantuan Operasional Kesehatan.

Gambar

Jalan Sehat – Diikuti oleh kadinkes Provinsi Jateng bersama ribuan warga dalam rangka HKN ke 48 Kota Semarang

Adapun rangkaian peringatan HKN digelar berbagai kegiatan antara lain jalan sehat, operasi katarak gratis, seminar kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan gigi gratis lomba kawasan bebas jentik, lomba tenaga medis dan paramedis teladan, lomba cardas cermat kader posyandu.

Gambar

Penghargaan-Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang beserta Plt.Walikota Semarang memberikan penghargaan bagi RSm tenaga medis, kader Posyandu atas komitmennya dalam mewujudkan kualitas kesehatan yang bermutu di Kota Semarang

Oleh: dinkessemarang | Desember 5, 2011

Pelatihan SIM KIA bagi Bidan Puskesmas Kota Semarang

Dalam rangka upaya meningkatkan kemampuan bidan Puskesmas dalam hal pencatatan & pelaporan kinerja kegiatan berbasis komputerisasi, dilakukan kegiatan pelatihan SIM KIA yang terintegrasi dengan SIMPUS yang telah ada di Puskesmas, pada tanggal 5-6 Desember 2011 di labolatorium komputer DKK.

SIM KIA berguna untuk mencatat hasil kegiatan pelayanan di KIA dalam gedung Puskesmas, maupun kegiatan pelayanan KIA di luar gedung Puskesmas termasuk persalinan yang berasal dari BPS-BPS di wilayah kerja Puskesmas. Baca Lanjutannya…

Oleh: dinkessemarang | Juni 3, 2009

Puskemas yang ideal

Pada 1 Maret 1999 oleh Presiden Habibie dicanangkan : “Gerakan Pembangunan yang Berwawasan Kesehatan”, atau dikenal dengan “Paradigma sehat”. Sebagai konsekuensinya adalah bahwa semua sektor harus mempertimbangkan dampaknya di bidang kesehatan, minimal harus memberi kontribusi dan tidak merugikan pertumbuhan lingkungan dan perilaku sehat. Pada pencanangan tersebut disebutkan bahwa visi pembangunan kesehatan adalah: Indonesia Sehat 2010, dengan misi: (1) Menggerakkan pembangunan nasional yang berwawasan kesehatan; (2) Mendorong kamandirian masyarakat untuk hidup sehat; (3) Meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu; dan (4) Meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat termasuk lingkungannya. Salah satu pilar Indonesia Sehat 2010 tersebut adalah : perilaku sehat, disamping dua pilar lainnya yaitu: lingkungan sehat dan pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan merata.

Realisasi paradigma sehat yang sebagian besar tertuang di dalam Visi Indonesia Sehat 2010 tersebut, masih cukup jauh dari harapan. Faktor penyebab kondisi tersebut diantaranya adalah kebijakan kesehatan kita yang masih terjebak dalam level kuratif (pengobatan) yang sangat bertolak belakang dengan Paradigma Sehat yang lebih menomorsatukan terbangunnya kesadaran sehat di masyarakat. Kesadaran sehat ini akan banyak berpengaruh terhadap status kesehatan setiap orang. Baca Lanjutannya…

 Sabtu, 11 April 2009

Aula SMA Negeri 1 Semarang   Jl.Menteri Supeno No. 1 Semarang

Seminar bertema “Say No To Smoking” merupakan tindaklanjut serangkaian kegiatan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang dalam mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Merokok (KTM) di Kota Semarang, yang Peraturan Walikotanya segera akan diterbitkan pada bulan April 2009 ini. Baca Lanjutannya…

Oleh: dinkessemarang | Februari 6, 2009

FOCUSSED GROUP DISCUSION (FGD) SEKOLAH BEBAS ROKOK

FGD Sekolah Bebas Rokok

FGD Sekolah Bebas Rokok

“SELAMATKAN GENERASI KITA DARI RACUN ROKOK!!!”

Dalam rangka mewujudkan sekolah sebagai tempat kawasan bebas rokok, Dinas Kesehatan Kota Semarang bekerja sama dengan Komunitas Peduli Kawasan Tanpa Rokok (KPKTR) Kota Semarang, menyelenggarakan Focussed Group Discusion (FGD) Sekolah Bebas Rokok yang telah diselenggarakan pada: Baca Lanjutannya…

Di 4 (Empat) Lokasi Kelurahan Rawan Bencana Banjir Kota Semarang
Selasa, 27 Januari 200

Atas nama Menteri Kesehatan RI melalui surat dari Kepala Pusat Penanggulangan Krisis (PPK) Departemen Kesehatan RI Jakarta (Dr.Rustam Pakaya,MPH), Nomor surat: KS.01.01.1.6456, tanggal 03 November 2008, perihal Informasi Pemasangan Water Purifier, diberitahukan bahwa pengadaan peralatan (Water Purifier) dan sebagai Tim Pelaksana/Tim Teknis pemasangan hingga training pengoperasionalan dilaksanakan oleh PT.FARBA TEKNINDO yang beralamat di Jalan Raya Mangga Dua No.214 Telpon/Fax: 0921-3110872 Ternate.

Adapun lokasi Kab/Kota penerima unit alat penjernih air/Pengolah air minum (Water Purifier) untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah ada sebanyak 11 (sebelas) Kabupaten/Kota dan untuk wilayah Kota Semarang telah memperoleh bantuan hibah alat Water Purifier sebanyak 4 (empat) unit. Jenis alat Pengolah Air Minum (Water Purifier) tersebut dalam bentuk permanen lengkap dengan unit rumah pompa berukuran 2 x 2,5 m, dimana pekerjaaan pembangunan unit rumah pompa diserahkan sepenuhnya kepada Tim Pengelola Kelurahan terpilih yang merupakan Kelurahan rawan bencana banjir, yaitu: Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara, Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu, Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Gayamsari, dan Kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk, dengan alokasi biaya pembangunan unit rumah pompa sebesar: Rp 7.000.000,00 (Tujuh Juta Rupiah) per unit rumah pompa.

Hasil pertemuan evaluasi terakhir yang telah diselengggarakan di Tingkat Kota Semarang pada hari Selasa, 27 Januari 2009 bertempat di Ruang Rapat Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Jl.Pandanaran No. 79 Semarang, telah diperoleh hasil sebagai berikut:

1. Dropping peralatan Water Purifier sebanyak 4 (empat) unit lengkap dengan Genset telah diterima oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Tim Penanganan Bencana Alam (PBA) Dinas Kesehatan Kota Semarang pada tanggal 04 Januari 2009 dan telah dilaksanakan checking supervisi oleh Ibu Ina (utusan dari Pusat Penannggulangan Krisis Dep.Kes. RI Jakarta pada tanggal 08 Januari 2009;

Kadinkes Kota Semarang (Ibu dr.Tatik Suyarti,M.Kes) sedang menunjuk alat Penjernih Air/Pengolah Air Minum (water purifier)

Kadinkes Kota Semarang (Ibu dr.Tatik Suyarti,M.Kes) sedang menunjuk alat Penjernih Air/Pengolah Air Minum (water purifier)

2. Bantuan hibah dari Pusat Penanggulangan Krisis Dep.Kes.RI Jakarta untuk Dinas Kesehatan Kota Semarang, selain berupa 4 (empat) unit alat Pengolah Air Minum (Water Purifier), juga berupa 11 (sebelas) Emergency set dan 11 (sebelas) UGD set

3. Pekerjaan pembangunan unit rumah pompa alat Pengolah Air Minum (Water Purifier) yang telah diserahkan pengerjaannya oleh PT.FARBA TEKNINDO kepada masyarakat (Tim Pengelola Kelurahan penerima water purifier) dengan alokasi dana sebesar Rp 7.000.000,00 per unit rumah.

Rumah Pompa Kel Mangunharjo

Rumah Pompa Kel Mangunharjo

Rumah Pompa Kel Trimulyo

Rumah Pompa Kel Trimulyo

4. Hasil evaluasi Tingkat Kota Semarang, telah disepakati bersama bahwa penyelesaian 100% pengerjaan pembangunan unit rumah pompa water purifier di 4 (empat) lokasi Kelurahan rawan bencana banjir Kota Semarang pada awal bulan Pebruari 2009;

5. Diharapkan pada bulan Pebruari 2009, Tim Teknis dari PT.FARBA TEKNINDO segera melaksanakan pemasangan alat water purifier dan dilanjutkan dengan training pada Tim Pengelola di 4 (empat) lokasi Kelurahan rawan bencana banjir Kota Semarang yang menerima bantuan hibah alat water purifier, yaitu : Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara, Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu, Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Gayamsari, dan Kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk.

Demikian hasil pertemuan evaluasi Tingkat Kota Semarang dalam rangka pengerjaan pembangunan unit rumah pompa water purifier di 4 (empat) lokasi Kelurahan rawan bencana banjir Kota Semarang. Besar harapan kami atas nama Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Tim Penanganan Bencana Alam (PBA) Dinas Kesehatan Kota Semarang agar bantuan unit water purifier, Emergency set dan UGD set dari Pusat Penanggulangan Krisis (PPK) Departemen Kesehatan RI Jakarta dapat dimanfaatkan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya, dan Tim Teknis dari PT.FARBA TEKNINDO segera melaksanakan tugas dan kewenangannya dalam pelaksanaan pemasangan alat water purifier beserta training pengoperasionalan alat pengolah air minum (water purifier).

Oleh: Tuti Ekawati,S.IP,M.Kes
Sie Promkes & Infokes
Dinkes Kota Semarang

Oleh: dinkessemarang | November 19, 2008

Puskesmas Halmahera terima sertifikat ISO 9001:2000

KERJA keras akhirnya membuahkan hasil, Puskesmas Halmahera mampu mendapatkan sertifikat ISO 9002:2000. hal ini menjadi bukti bahwa puskesmas yang selalu diidentikkan sebagai fasilitas tempat berobat murah meriah yang dipenuhi warga tidak mampu dan apa adanya tidak serta merta mengesampingkan hak masyarakat untuk mendapatkan layanan terbaik.

Sertifikat ISO 9001:2000 merupakan bukti yang diberikan pada lembaga yang mampu mengembangkan sistem manajemen mutu demi kepuasan pengguna jasa. Bagi Puskesmas Halmahera, kepuasan pasien menjadi hal yang mutlak diterapkan dalam memberikan pelayanan. Mulai dari pelayanan yang terkecil, seperti sapaan kepada pasien, jam buka loket harus tepat, pencatatan data di loket, pemeriksaan di BP, sampai pada evaluasi waktu antre pasien menjadi hal yang wajib menjadi perhatian manajemen Puskesmas Halmahera. Pengembangan pola manajemen mutu itu tidak hanya diikuti dokter-dokter maupun perawat, mereka yang bertugas sebagai tenaga kebersihan dan tukang parkir pun harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan bidang mereka. Tak ketinggalan peningkatan kualiatas sistem pencatatan semua kegiatan Puskesmas.

Saat ini Puskesmas Halmahera memiliki 18 jenis pelayanan, memiliki tujuh dokter yang berpraktik, terdiri atas 3 dokter umum, 2 dokter spesialis, dan 2 dokter gigi. Selain itu, unit rawat jalan juga menyediakan 16 tempat tidur rawat inap dan sembilan tempat tidur rawat bersalin. Walaupun mutu pelayanan mampu ditingkatkan, layanan puskesmas ini sama halnya dengan yang lain, yakni gratis. Biaya diberlakukan bila ada tindakan medis.

Untuk penilaian mutu ini baru sebatas pelayanan di dalam gedung, seperti rawat inap, balai pengobatan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, dan tata usaha. Sedangkan layanan luar gedung belum dilakukan penilaian mutu.

Adapun Konsultan yang ikut mendampinginya yaitu dari Surveyor Indonesia. Selanjutnya audit internal dilakukan Worldwide Quality Assurance (WQA), sebagai pihak yang menyerahkan sertifikat yang dilakukan bertepatan pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 44 tanggal 12 Nopember 2008 di halaman Balaikota Semarang.

Oleh: dinkessemarang | November 13, 2008

Upacara HKN ke 44 Tingkat Kota Semarang

inspkesi-walikotagifTepat tanggal 12 November 2008 jam 7.00 bertempat di halaman Balaikota Semarang, dilaksanakan upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 44. Upacara kali ini diikuti oleh sebanyak 800 orang peserta yang berasal dari elemen kesehatan dari unsur pemerintah (PNS, TNI, POLRI), swasta, maupun mahasiswa kesehatan. Sebagai pembina upacara adalah Walikota Semarang, H.Sukawi Sutarip, SH SE. Sedangkan sebagai tamu undangan terdiri dari Kadinkes provinsi Jateng, Muspida plus Kota Semarang, Direktur Rumah Sakit se-Kota Semarang, LSM, PKK Kota Semarang, Direktur dan Kepala Institusi Kesehatan di Kota Semarang.

Dalam sambutannya Menteri Kesehatan RI yang dibacakan oleh Walikota Semarang, menekankan tentang perlunya usaha yang konkrit yang dapat memberikan dampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang pada gilirannya meningkatkan kualitas bangsa secara menyeluruh. Dengan demikian tema HKN ke 44 yaitu Rakyat Sehat Kualitas Negara Meningkat, dapat dijadikan momentum untuk unjuk gigi dalam mempersiapkan semua elemen kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Selain kegiatan upacara, juga dilakukan pemberian penghargaan kepada pihak ketiga yang telah turut andil membantu dalam meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kota Semarang, antara lain:

-	Rotary Club Semarang Sentral
-	Rotary Club Semarang Bodjong
-	Rotary Club Semarang Kunthi
-	Yayasan Hidrocepalus Anne Avantie
-	Women International Club
-	PKK Kota Semarang
-	PT. Sido Muncul

Dalam kesempatan ini, Walikota Semarang juga menyerahkan penghargaan bagi para juara lomba yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang, antara lain:

-	Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu
-	Lomba Balita Sehat
-	Lomba Cerdas Cermat Dokter Kecil
-	Lomba Gerakan Sayang Ibu.

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.